Pada saat itu terjadi baku tembak antara kedua belah pihak.
"Ketika kembali dari dua lokasi tersebut terjadi penembakan. Cukup lama, sekitar 3 jam," ungkap dia.
"Mereka kita kurung. Mereka lari lagi ke bukit satunya, bukit satunya lebih tinggi daripada bukit tempat mereka melakukan penembakan pertama," tambah Kamal.
Baca Juga: Luna Maya Langsung Syok saat Mendengar Rumor Kabar Bahagia tentang Ariel NOAH
Satu Prajurit Tewas
Seorang prajurit yang termasuk dalam aparat gabungan tersebut, Prada Ginanjar Arianda, tewas akibat insiden baku tembak.
Ia gugur setelah terkena tembakan di bagian perut saat berada di Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Senin (15/2/2021).
Dikutip dari Tribunnews.com, jenazah Prada Ginanjar kemudian dievakuasi dari Intan Jaya ke Timika.
Asops Kogabwilhan III Brigjen Suswatyo membenarkan kejadian tersebut.
Baca Juga: Padahal Kini Hidupnya Bergelimang Harta, Ruben Onsu Ternyata Menyesal jadi Artis, Ini Alasannya...
"Jenazah prajurit yang gugur sudah berhasil di evakuasi dari lokasi kejadian. Saat ini disemayamkan di Yonif 754," kata Suswatyo.