Diketahui baku tembak terjadi saat aparat gabungan hendak melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terhadap kasus penikaman tukang ojek bernama Rusman asal Bugis pada 9 Februari 2021 lalu.
"Ketika rekan-rekan kami dari Satreskrim yang di-backup TNI-Polri yang akan melakukan olah TKP, karena pada hari Rabu saat mengambil sepeda motor saja terjadi penembakan," ungkap Ahmad Musthofa Kamal.
"Penembakan yang pertama awalnya cukup jauh dari lokasi. Ini 'kan posisinya di pinggiran kota. Sekitar 1,5 kilometer dari Polres Puncak," paparnya.
Pihak KKB melakukan tembakan dari arah bukit sebelah kiri.
Menurut Kamal, sebetulnya tembakan itu tidak mencapai lokasi kampung.

Prajurit TNI tengah berkonsentrasi saat melakukan pengintaian di Kampung Jalai, Distrik Sugapa, Intan Jaya, Papua.
"Mereka sengaja memberikan rasa takut kepada masyarakat di sana," terangnya.
Setelah itu aparat gabungan melakukan pengejaran KKB.
Baca Juga: Protes Sikap Raffi Ahmad saat di Tempat Tidur, Nagita Slavina: Kamu Sengaja Menjauh dari Aku
Tim lalu memeriksa lokasi pembakaran sepeda motor milik Rusman, yakni di kamp PT Unggul.
"Rekan-rekan kami melakukan pengejaran. Mereka lari. Kemarin ketika rekan-rekan datang lagi untuk melakukan olah TKP untuk meyakinkan kelengkapan administrasi penyidikan, kita cek ke kamp PT Unggul yang sudah dilakukan pengrusakan," kata Kamal.