"Ia benar kang, keempat anak almarhum ibu Nuryani itu kami usahakan untuk tinggal di Yayasan Perisai Langit."
"Akan tetapi saat ini pihak keluarganya belum bisa melepaskannya dengan alasan masih dalam suasana berkabung," kata M Agus Sahputra.
Agus mengatakan bahwa setelah mendengar Nuryani meninggal pada Jumat (11/10) karena dipatuk ular, pihaknya pun segera mendatangi rumah almarhum sembari melihat kondosi keempat anak-anak ini.
"Alhamdulillah, santunan pun berdatangan baik itu dari salah satu pengusaha asal Cipanas, dan juga dari beberapa pesantren ingin sekali ke empat anak tersebut bisa tinggal di pesantren tersebut," katanya.
Baca Juga: Hampir Semua Istri Pesumo Cantik-cantik, Apakah Hal Ini yang Menjadi Penyebabnya?
Sebelumnya diberitakan bahwa sang ibu Nuryani (32) ini diduga meninggal dunia setelah digigit oleh ular berbisa di rumahnya pada Jumat (11/10).

Ilustrasi ular
Nuryani tewas dalam perjalanan pulang dari sebuah klinik di wilayah Pacet sekitar pukul 23.00 WIB.
Nuryati (58), bibi almarhum mengatakan bahwa sebelumnya Nuryani ini terbangun dari tidurnya sekitar pukul 22.50 WIB di rumahnya.
Namun sebelum melanjutkan salat Isya, Nuryani sempat mengeluh sesak nafas pada bagian dada.
"Saya dengar waktu itu Nuryani terbangun dari tidurnya sekitaran pukul 22.50 WIB."