Dari cerita sang ibu, terkuak fakta mengagumkan tentang anaknya yang mampu menemukan fosil berjuta-juta tahun lalu itu.
Karena ternyata, kemampuan sang anak mengenali fosil telur dinosurus didapatnya dari kunjungannya ke museum dinosurus belum lama ini.
Awalnya, bocah 9 tahun dan ibunya tengah bermain di dekat sungai di mana sebuah jembatan di atasnya telah rusak oleh banjir.
"Jembatan di atas sungai telah rusak oleh banjir, dan tanah di bawah abutment (bangunan bawah jembatan) terbuka," katanya.
Di sekitar jembatan yang rusak itulah bocah 9 tahun ini menemukan kulit telur.
"Dia menemukan kulit telur di lereng (dari jembatan yang rusak) dan segera memanggil saya untuk memberi tahu saya tentang penemuannya, mengatakan itu seperti telur dinosaurus," kata Li.
Ya, anak itu mengenali sendiri kulit telur itu sebagai telur dinosurus dari hasil kunjungannya ke museum dinosurus lokal.
Pasalnya, saat mengunjungi museum itu, dia melihat berbagai bentuk fosil telur dinosurus.
Meski beberapa fosil telah rusak, namun fosil yang berada di museum itu ternyata membantunya mengenali telur dinosurus secara sekilas.
Segera setelah penggalian yang pertama, yang lain juga digali sekitar 80 cm di atas tempat sebelumnya di lereng.