Suar.ID - Seorang mantan pejabat China dijatuhi hukuman mati pada 28 Maret 2018 karena menerima suap sebesar lebih dari 1 miliar yuan (Rp 2 triliun) dalam bentuk uang tunai dan aset, lapor Shanghaiist (29/03/2018).
Zhang Zhongsheng adalah wakil walikota dari kota miskin bernama Lüliang di Provinsi Shanxi, Provinsi yang paling dikenal karena dua hal: batu bara dan korupsinya.
Selama 16 tahun, dari 1997 hingga 2013, Zhang, yang berusia 65 tahun, telah bekerja di tingkat kekuasaan tertinggi di pemerintah daerah, yang bertugas memberikan persetujuan resmi dan lisensi untuk proyek, merger, dan akuisisi batubara baru.
Posisi di pejabat pemerintahan ituakhirnya menjadi sangat menguntungkan bagi Zhang, yang secara ilegal menyalahgunakan posisinya untuk korupsi hingga 1,04 miliaryuan.
Baca Juga : Ditetapkan Jadi Tersangka Dugaan Korupsi oleh KPK, Ini Profil Romahurumuziy si Ketum PPP
Zhang Zhongsheng
Luliang adalah salah satu daerah termiskin di China, dan Zhang tidak ada tindakan untuk memakmurkan perekonomian daerahnya.
Bahkan selama awal 2000-an ketika Zhang justru mulai mengumpulkan kekayaan dari hasil korupsi secara kolosal.
Menurut sebuah laporan dari kantor berita resmi China Xinhua, Pengadilan Menengah Rakyat kota Linfen, yang menjatuhkan hukuman mati pada Zhang tanpa penangguhan hukuman, menjelaskan bahwa ituadalah yang paling ekstrem yang bisa mereka ambil.
Hukuman yang "paling berat" karena "kerugian besar bagi negara dan rakyat" yang disebabkan oleh "kerakusan" Zhang.
Baca Juga : Gunakan Avengers: EndGame, China Permalukan Para Penunggak Utang