Ia menyebut cuma membuat KTP elektronik di Malang.
"Karena KTP saya di Lampung mati, saya bikin e-KTP di Malang," ujarnya.
"Saya buat dengan nama asli saya Wi Hok Gie, dan itu resmi. Nggak benar kalau gonta-ganti KTP," tegasnya.
Selain memiliki KTP Malang, Alay juga mengaku memboyong keluarganya yang ada di Lampung untuk pindah ke Malang.
"Sekeluarga pindah, karena saya di Lampung (merasa) nggak diterima dan malu. Jadi, saya keluar dari Lampung," tuturnya.
Terkait penangkapannya di Tanjung Benoa, Alay mengaku baru akan bertemu dengan anak dan menantu.
"Saya nggak pernah ketemu anak dan gak pernah ketemu mantu. Jadi, kami janjian di Tanjung Benoa," ucapnya. (hanif mustafa/Tribunlampung.co.id)
Artikel ini telah tayang di tribunlampung.co.id dengan judul Miliuner Asal Lampung Kini Harus Tinggal di Ruangan 3x3 Meterpersegi, Ditemani 3 Orang Lain
Baca Juga : Heboh Bocah SD di Solo ‘Disunat Jin’, Begini Kata Dokter Spesialis Bedah