Ramai Kasus Sate Beracun Sianida, Inilah Bahaya Kalium Sianida dan Cara Pertolongan Pertama yang Tepat

Selasa, 04 Mei 2021 | 19:02
Istimewa

Foto pelaku sate beracun, Nani Aprilliani Nurjaman (25), cuma memakai di dalam sel tahanan viral di media sosial.

Intisari-online.com -Kasus pembunuhan Naba Faiz (10) dengan sate beracun, anak dari pengendara ojek online di Bantul, Yogyakarta, membuat geger masyarakat.

Penyelidikan dan pemeriksaan Laboratorium Kesehatan dan Kalibrasi Dinas Kesehatan Yogyakarta tunjukkan ada kandungan kalium sianida dalam paket sate beracun.

Pelakunya adalah Nani Apriliani Nurjaman (25).

Mari kita bahas kalium sianida dan bahayanya jika tertelan oleh tubuh.

Baca Juga: Terbongkar Fakta Terbaru, Nani Apriliani Si Pengirim Sate Sianida Ternyata Sudah Menikah Siri Dengan Targetnya Aiptu Tomy

Senyawa beracun

Peneliti Pusat Penelitian Kimia Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Joddy Arya Laksmono menjelaskan, sianida adalah senyawa kimia yang sangat beracun.

Senyawa ini mudah larut dalam air, sehingga sangat sulit untuk mendeteksi apakah bahan makanan misalnya telah terpapar oleh senyawa potasium sianida ini kecuali dengan melakukan analisis menggunakan alat khusus di laboratorium.

Joddy juga mengatakan, sianida juga digunakan dalam berbagai proses kimia, seperti fumigasi, pengerasan besi dan baja, elektroplating, dan pemurnian bijih.

Baca Juga: Lolos Dari Lubang Maut Sate Sianida, Inilah Sosok Polisi Yang Mencampakkan Nani Apriliani Dengan Memilih Wanita Lain Sebagai Istri, Jabatannya Benar-benar Mentereng

"Tidak semua orang dapat mencium bau dari sianida, karena pada dasarnya sianida tidak selalu mengeluarkan bau.

"Sekalipun berbau, sianida akan tercium seperti kacang almond pahit," kata dia kepada Kompas.com, Selasa (4/5/2021).

Selain itu, bentuk dari sianida ini sendiri juga beragam.

Mulai dari sianida potasium (KCN) dan sianida sodium (NaCN) yang berbentuk kristal, serta berbentuk gas yang tidak berwarna seperti sianogen klorida (CNCI) dan hidrogen sianida (HCN).

Baca Juga: Sianida, Jadi 'Senjata' Jessica Wongso Bunuh Sahabat Sendiri hingga Tewaskan Anak Driver Ojek Online, Ternyata Ini yang Bakal Terjadi Jika Zat Mematikan Ini Masuk ke Tubuh

Batas berbahaya

Joddy menyebutkan, dosis ambang batas berbahaya senyawa sianida yang masuk ke dalam tubuh manusia adalah 1,5 mg/kg berat badan manusia.

Misalnya seseorang yang memiliki berat badan 70 kg, maka ambang batas dosis bahaya sianida dalam tubuh orang tersebut adalah 105 mg/70 Kg berat tubuh manusia.

"Dalam dosis mg saja memiliki efek yang sangat mematikan bagi tubuh manusia, apalagi jika terpapar, terhirup bahkan tertelan pada dosis lebih besar dari ambang batasnya," jelas dia.

Baca Juga: Lima Tahun Berlalu Meski Sudah Divonis 20 Tahun Penjara Gegara Kasus Kopi Sianida, Jessica Kumala Wongso Tetap Keukeuh Bukan Dirinya Pelakunya, Kini Beginilah Kabarnya Usai Ngaku Diperlakukan Bak Sampah, Petugas: Banyak di Kamar...

Seseorang yang terpapar, terhirup atau tertelan senyawa sianida akan mengalami beberapa gejala seperti mual, muntah, sakit kepala, pusing, gelisah, pernafasan cepat, denyut jantung cepat dan tubuh terasa lemah.

Bahkan lebih fatal lagi bila terpapar, terhirup atau tertelan senyawa sianida dalam konsentrasi yang tinggi akan mengakibatkan denyut jantung yang melambat, kejang, kerusakan paru-paru, tekanan darah rendah serta mengalami gagal nafas yang berujung pada kematian.

Pertolongan pertama

Berdasarkan Lembar Data Keselamatan Bahan dari potassium sianida, ada beberapa metode penanganan pertama terhadap seseorang yang terpapar senyawa ini.

Baca Juga: Seakan Hilang bak Ditelan Bumi usai Menjadi Saksi Kunci Kasus Kopi Sianida Jessica Wongso yang Merenggut Nyawa Mirna Salihin, Begini Kabar Terbaru dari Hani Boon

Jika terkena mata maka segera basuh mata dengan banyak air minimal selama 15 menit, sesekali mengangkat kelopak mata atas dan bawah.

Jika terpapar pada kulit segera basuh kulit dengan banyak air minimal selama 15 menit sambil melepas pakaian dan sepatu yang terkontaminasi.

Apabila tertelan maka segeralah menghubungi petugas Kesehatan atau pusat kendali racun.

Penanganannya hanya memaksakan muntah jika diarahkan untuk melakukannya oleh tenaga medis.

Baca Juga: Jessica Wongso Tega Bunuh Wayan Mirna dengan Kopi Sianida, Sosok Ini Akhirnya Bongkar Fakta Mengejutkan tentang Wanita Itu, Sebut Ada yang Janggal

"Jangan pernah memberikan apapun melalui mulut kepada orang yang tidak sadar," kata Joddy.

Sedangkan apabila terhirup bahan ini segera dapatkan bantuan medis.

Pindahkan korban ke udara segar.

"Jika tidak bernapas, berikan pernapasan buatan. Jika sulit bernapas, berikan oksigen," papar dia.

Baca Juga: Masih Ingat Kasus Kopi Sianida? 4 Tahun Berlalu, Kini Sikap Jessica Wongso Berubah Drastis dan Lebih Senang Mengurung Diri

Ingin mendapatkan informasi lebih lengkap tentang panduan gaya hidup sehat dan kualitas hidup yang lebih baik?Langsung saja berlangganan Majalah Intisari. Tinggal klik di sini

Editor : Maymunah Nasution

Baca Lainnya