Sayangnya, dokter tidak dapat memberi tahu wanita itu berapa lama waktu yang dibutuhkan agar wajahnya kembali normal, atau apakahitu akan permanen.
Proses pemulihannya bisa memakan waktu berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, dan ada juga kemungkinan wajah wanita tersebut tidak akan pernah pulih selamanya.
Zhao mengatakan kepada wartawan China bahwa dia adalah wanita yang rutinmengunjungi rumah sakit kosmetik, dan dia telah disuntik filler beberapa kali.
Namun kali ini, prosedur dilakukan oleh dua dokter, yang satu pernah bekerja dengannya, dan yang lain yang belum pernah ia lihat sebelumnya.
Dia yakin bahwa dokter yang terakhir bertanggung jawab atas kelumpuhan di setengah wajahnya.
Wanita muda itu mengajukan pengaduan terhadap rumah sakit kosmetik tersebut, setelah kedua pihak gagal mencapai kesepakatan kompensasi.
Seorang juru bicara rumah sakit mengatakan bahwa diagnosis medis Zhao tidak menyebutkanfiller kosmetik sebagai penyebab kelumpuhan wajahnya, sehingga perusahaannya tidak dapat menyetujui untuk memberikan kompensasi kepada wanita tersebut.
Wanita tersebut kini telah mengajukan gugatan terhadap rumah sakit dan masalah tersebut akan diputuskan di pengadilan. (Adrie Saputra)