"Awalnya pelaku menutup wajah korban dengan bantal selama 15 menit," kata Iptu Syamsuddin dikutip dariTribunnewsBogor.com.
Usai menutup wajah korban dengan bantal, RK, melihat kekasihnya itu (Asmaul Husna) masih bernafas.
Meski sudah dalam kondisi tidak berdaya, RK kembali melanjutkan niat jahatnya.
Ia pun mengambil pisau dari dapur.
"Pelaku langsung masuk ke dalam dapur lalu mengambil pisau dapur dan kembali lagi ke dalam kamar dan mengiris (mengerek) leher korban," ujarnya.
Penuturan Iptu Syamsuddin itu berdasarkan pengakuan Ridho, yang telah mengakui bahwa ia sebagai pelaku pembunuhan mahasiswi asal Soppeng tersebut.
Sebelum ditangkap, Ridho menyempatkan hadir di lokasi ditemukannya mayat Asmaul Husna, Perumahan Citra Elok, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Makassar.
Kesaksian Sepupu Korban

Mahasiswi UIN Alauddin Makassar, Asmaul Husna, ditemukan telah menjadi mayat di kamar di Jl di Perumahan Citra Elok, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala.
Mahasiswi cantik bernama Asmaul Husnah itu ditemukan tewas di dalam rumah yang berlokasi di Perumahan Citra Elok, RW 3 Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Makassar, Sabtu (14/12/2019) siang.
Korban Asmaul Husna diduga tewas dibunuh oleh kekasihnya sendiri.