Suar.ID -Aulia Kesuma bukan-bukan terkait perlakukan suami dan anak tirinya, Pupung Sadili dan Adi Pradana, semasa keduanya masih hidup.
Kedua tewas di tangan Aulia Kesuma sendiri--dibantu anak dan pembunuh bayaran.
Dalam sebuah video wawancara, Aulia Kesuma mengaku sering mendapat perlakuan tidak menyenangkan hingga membuatnya sakit hati.
Wawancara itu sendiri terjadi di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (3/9).
Dalam kesempatan itu, Aulia Kesuma juga mengungkapkan kelegaannya telah menghabisi nyawa suami dan anak tirinya.
Aulia merasa lega karena rumahnya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, justru disita oleh bank guna melunasi utangnya senilai Rp10 miliar.
Sebelum disita, Aulia diketahui harus membayar cicilan sebesar Rp200 juta setiap bulannya.
Aulia mengaku sempat merasa stres dan berencana bunuh diri karena harus membayar cicilan tersebut.
Ia memberanikan diri untuk meminta suaminya, Edi, menjual rumahnya di kawasan Lebak Bulus.
Nantinya, uang hasil penjualan rumah itu akan digunakan untuk membayar utang. Kendati demikian, permintaan Aulia itu ditolak oleh Edi.
Ia berharap, rumahnya dapat disita oleh bank setelah menghabisi nyawa Edi dan anak tirinya, Dana.