Follow Us

Pengasuh Ditahan Atas Tuduhan Pembunuhan Balita, Pengacara Curiga Ayah Korbanlah Pelaku Sebenarnya

Rina Wahyuhidayati - Senin, 13 Mei 2019 | 08:26
Ditampar pengasuh, Hannah Wesche alami kerusakan otak parah.
dailymail

Ditampar pengasuh, Hannah Wesche alami kerusakan otak parah.

SUAR.ID - Seorang pengasuh harus mendekam dibalik jeruji besi setelah dilaporkan telah menganiaya seorang balita berusia 3 tahun.

Dilansir dari dailymail.co.uk (11/5/209), Lindsay Partin didakwa hukuman 18 tahun penjara atas pembunuhan terhadap Hannah Wesche.

Partin (37) telah mengasuh Wesche selama beberapa minggu sebelum akhirnya balita tersebut meninggal pada 18 Maret lalu.

Wesche meninggal 10 hari setelah ditemukan pingsan di rumahnya.

Baca Juga : Gara-gara Ibu Asyik Main HP, Tak Sadar Bayinya Sudah Tewas Terlindas Truk

"Aku marah dan kemudian menampar sisi kepalanya," ucap Partin dalam sebuah video pengakuan.

"Aku mengguncang tubuhnya dan aku ingat aku kemudian mengangkat tubuhnya dan memeluknya sangat erat."

Meski Partin telah membuat pengakuan dan dijatuhi dakwaan, pengacara Partin berpendapat bahwa video pengakuan tersebut terlihat seperti paksaan.

Dari hasil otopsi diketahui Wesche meninggal karena kerusakan otak yang parah, dan ditemukan memar di bagian belakang kepalanya.

Memar tersebut disebabkan oleg pukulan benda tumpul.

Partin mengklaim sebagian luka memar di wajah dan dada balita itu telah ada sebelum kejadian tersebut.

Baca Juga : Tak Tahu Telah Memuntahkan Tumor Saat Mabuk, Karena Takut Pria Ini Malah Menelannya Lagi

Partin juga mengatakan balita itu pingsan setelah sang ayah menjatuhkannya.

Kesaksian dari sang pengasuh membuat dugaan ayah sang balita, Jason Wesche sebelumnya telah menyebabkan luka fatal pada sang balita.

Dan kemudian menyerahkan sang balita yang sudah mengalami luka fatal untuk diasuh Partin.

Selama 2 minggu persidangan akhirnya argumen Partin dan pengacaranya dibantah oleh ahli patologi.

Jaksa beragumen bahwa Partin marah kepada ayah sang balita karena belum membayarkan gajinya.

Ia kemudia melampiaskan kemarahan kepada sang balita.

"Saya tidak bisa mulai menggambarkan kemarahan yang saya rasakan. Saya harap dia tidak pernah keluar dari penjara atas apa yang ia lakukan pada putri saya," kata ayah yang berduka di pengadilan.

Baca Juga : Melaporkan Bayinya Telah Diculik, Seorang Ibu Ternyata Lempar Bayinya Ke Jurang

Source : dailymail.co.uk

Editor : Suar

Baca Lainnya

PROMOTED CONTENT

Latest

Popular

Hot Topic

Tag Popular