Selain menolak untuk menutupi alat kelaminnya dan bersikeras membiarkan pintu toilet terbuka saat dia buang air besar, pria itu juga meminta bantuan untuk membersihkan bagian pantatnya setelah dia selesai, mengklaim bahwa tangannya sedang terluka.
Seorang pramugaridilaporkan mengenakan tiga lapis sarung tangan untuk menceboki pria itu.
Tetapipramugari itu menjadi trauma ketika pria itu mulai mengeluarkan erangan, "Lebih dalam, lebih dalam, lebih dalam!"
Pada sebuah konferensi pers untuk mengatasi situasi tersebut, seorang pramugari EVA Air dengan penuh air mata menggambarkan bagaimana dia mengalami trauma mentalkarena pria itu. (Adrie P. Saputra/Suar.ID)