Entah Bandel atau Ngeyel, Sebelum Kejadian Tragis Susur Sungai SMPN 1 Turi Sleman padahal BMKG Sudah Umumkan Hal Ini tapi Masih Saja Dilakukan

Senin, 24 Februari 2020 | 09:00
Tribun Jogja

Suar.ID -Tragedi susur Sungai Sempor yang diikuti oleh ratusan siwa SMPN 1 Turi, Sleman, Di Yogyakarta menyisakan cerita.

Total 10 siswa meninggal dunia di Sungai Sempor.

Mereka ditemukan tak bernyawa setelah mengikuti susur sungai dalam kegiatan Pramuka pada Jumat (21/2/2020).

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) ternyata telah menyebar informasi peringatan dini cuaca di wilayah tersebut.

Baca Juga: Janji Ayah Belikan Sepatu Kini Tinggal Rencana, Begini Kisah Menyayat Hati Orangtua Yasinta Korban 'Tragedi Susur Sungai'

Tidak hanya itu,intensitas hujan dan suhu di berbagai daerah termasuk di Sleman dan sekitarnya sudah mereka umumkan.

Dari pengumuman yang diedarkan BMKG, peringatan dini bahkan diperbarui sebelum dan sesudah kejadian bencana.

Ini kronologinya seperti yang dirangkum dari BMKG.

Berdasarkan informasi prakiraan cuaca harian, pada saat kejadian prakiraan cuaca di daerah Kecamatan Turi diprakirakan hujan dengan intensitas sedang pada pukul 13.00 hingga 16.00 WIB.

Baca Juga: Peringatan Warga Diabaikan hingga Kepsek Tak Mengetahui Ada Kegiatan Susur Sungai, Inilah Pengakuan Kepala Sekolah dan Pembina Pramuka SMPN 1 Turi

Kondisi cuaca pukul 13.24 WIB di lokasi kejadian (Sungai Sempor) yaitu hujan intensitas sangat ringan-ringan.

Sementara kondisi cuaca di Sleman bagian utara/di hulu sungai Sempor hujan intensitas ringan.

Berikut adalah tampilan citra radar pada pukul 13.24 WIB :

BMKG
BMKG

Berdasarkan pengamatan dari citra radar cuaca, prakiraan BMKG Stasiun Klimatologi Sleman mengeluarkan Peringatan Dini Cuaca pada pukul 13.15 WIB.

Baca Juga: Mengapa semua Korban Susur Sungai SMPN 1 Turi adalah Perempuan? Beginilah Alasannya

Peringatan Dini tersebut di diseminasikan melalui semua media sosial yaitu Whatsapp, Twitter, Facebook, Instagram, serta melalui aplikasi android InfoBMKG.

BMKG
BMKG

Kondisi cuaca pasca rilis peringatan dini cuaca pada pukul 13.54 WIB di lokasi kejadian (Sungai Sempor) yaitu Hujan intensitas ringan-sedang.

Sementara kondisi cuaca di Sleman bagian utara/di hulu sungai Sempor, hujan intensitas sedang -lebat.

Kemudian peringatan dini cuaca kembali di-update pada pukul 15.00 WIB.

BMKG
BMKG

Baca Juga: Anaknya Menjadi Salah Satu Korban Meninggal Susur Sungai di Sleman, Sang Ayah hanya bisa Menangis Pilu: Saya Ikhlas

Berdasarkan informasi dari Basarnas, kegiatan susur sungai dilaksanakan pada pukul 15.00 WIB.

Pada saat tersebut tiba-tiba air sungai meluap.

Siswa SMPN 1 Turi hanyut terbawa arus sungai Sempor pada pukul 15.00 WIB.

Kondisi cuaca pada pukul 15.04 WIB di lokasi kejadian (Sungai Sempor) yaitu Hujan intensitas sangat ringan-ringan.

Baca Juga: Akhirnya Pembina Pramuka SMP N 1 Turi yang Pilih Balik ke Sekolah saat Acara Susur Sungai Dibanding Menemani Anak Didinya Ditetapkan Jadi Tersangka, Ini Pasal yang Menjeratnya

Sementara kondisi cuaca di Sleman bagian utara / di hulu sungai Sempor yaitu hujan intensitas sedang-lebat.

Berdasarkan data peta hujan berbasis citra radar (sipora) milik BMKG Stasiun Klimatologi DIY pada hari Jumat tanggal 21 Februari 2020.

Curah hujan yang berdekatan dengan titik lokasi kejadian yaitu sebagai berikut : Turi, Donokerto, kring XIV, Sleman : 60 mm (hujan lebat) Pakem, Harjobinangun, Bendosari, Sleman : 84 mm (hujan lebat) Tempel, Lumbungrejo , Ngepos , Sleman : 28 mm (hujan sedang) Cangkringan, Glagaharjo, Srunen, Sleman : 42 mm (hujan sedang).

(Tribunnews.com)

Editor : Ervananto Ekadilla

Sumber : Tribunnews

Baca Lainnya