"Cekcok, kemudian tersangka membekap korban menggunakan bantal, lalu mencekik leher korban sampai meninggal dunia," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian, Jumat (23/4/2021).
Jony juga tahu istrinya dalam kondisi hamil dengan usia kandungan sekitar lima bulan saat dibunuh.
Tak hanya cemburu, Jony juga mengaku sering berantem karena urusan bergantian menjaga anak pertama mereka.
Usai membekap sang istir hingga tewas,Jony menyimpan mayatnya di kamar selama 3 hari.
"Jadi kejadiannya hari Senin. Selanjutnya korban yang sudah meninggal dunia itu dibiarkan terbaring di atas kasurnya dalam kamar yang dihuni oleh tersangka.
Dua hari kemudian bau mayat semakin menyengat.
Pada Rabu (21/4/2021) tersangka lalu membawa mayat Putri menggunakan gerobak sampah dan membuangnya ke area lahan parkir yang sepi.
Tersangka masih dalam pemeriksaan intensif polisi dan terancam jeratan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman lima belas tahun penjara.
Putri dibunuh di kamar kosnya dengan cara dibekap dengan bantal dan kasur sebelum akhirnya tewas karena kehabisa oksigen.
"Korban dibekap. Di kamar kosnya," beber Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, Jumat (23/4/2021).
Beberapa jam setelah mayat Putri Ima ditemukan, polisi berhasil meringkus M di kamar kosnya tanpa perlawanan.