Ia hanya meminta untuk didoakan kedua orangtuanya.
Eva Rahmi melakukan hal ini karena adanya kekhawatiran mengenai penularan virus corona.
"Ya jadi sebenarnya saya melarang saudara-saudara dan temanteman saya untuk datang ke acara pemakaman mama. Karena saya khawatir mereka akan ketularan, dan itu nantinya akan menjadi tanggung jawab saya," ujar Eva Rahmi.
Meski begitu masih ada yang membuat Eva Rahmi khawatir.
Yaitu mengenai kondisi penggali kubur yang tak mengenakan alat pelindung diri ketika membantu menguburkan Ibunya.
"Dan ketika sampai di pemakaman saya pikir akan ada petugas yang memang pakai baju APD. Ternyata tidak.
Hanya ada tukang gali kubur 3 orang kalau gak salah. Mereka pakai baju apa adanya, cuman pakai masker penutup mulut, itu saja," tutur Eva Rahmi lagi.
Baca Juga: Apakah Pasien yang Sembuh dari Virus Corona dapat kembali Terjangkit Covid-19?
Eva Rahmi yang melihat hal tersebut hanya bisa berdoa semoha para penggali kubur ini tak terpapar virus berbahaya ini.
"Mudan-mudahan sih mereka tidak terpapar ya," tambahnya.
Sebelum dimasukkan ke liang lahat, terlihat kondisi jenazah ibu dari Eva Rahmi ini dimasukkan ke dalam peti putih yang dibalut plastik wrap.