Temannya tersebut melakukan percobaan bunuh diri dengan menyayat tangannya sebanyak 6 kali.
Yana akhirnya mengaku saat ditanya Irfan Hakim siapa sosok teman tersebut, ia menjawab itu adalah dirinya.
"Sebenarnya Yana sendiri (sosok yang mencoba bunuh diri), karena tomahan (bully), kata-kata negatif beberapa tahun yang lalu," ujar Yana.
Baca Juga : Wallace Costa Alves, Kapten Persela Lamongan Lamar Kekasihnya di Depan Belasan Ribu Penonton
Yana yang memiliki sifat ingin selalu melakukan sesuatu dengan sebaik-baiknya justru membuat teman-temannya mengolok-oloknya.
Teman-temannya malah menganggap Yana selalu ingin menonjolkan diri sendiri dan terlalu berlebihan saat masa sekolah.
"Yana jenis orang yang suka membuat sesuatu itu harus baik, sebaik mungkin, jadi secara tidak langsung menonjolkan diri. Lalu ada orang yang berkata 'kamu ni terlalu over'," sambungnya.
Yana pun tersadar bahwa percobaan bunuh diri yang ia lakukan adalah hal bodoh setelah melihat ibundanya menangis.
"Ketika itu tak ada iman di dada. Tapi selepas lihat Ummi menangis, jadi kenapa bodoh sangat," imbuhnya.
Dari apa yang ia alami, Yana berpesan pada orang-orang untuk menjaga setiap perkatanya karena tidak ada yang tahu akan seperti apa dampaknya pada orang lain.
Kini, Yana tidak hanya dikenal di negaranya tetapi juga sudah dicintai masyarakat Indonesia.