Mantan Asistennya Meninggal Dunia, Panji Petualang Buka Suara setelah Mendapat Komentar Miring dari Netizen

Kamis, 29 Desember 2022 | 10:01
Kompas.com

Alprih Priyono meninggal dunia setelah dipatuk ular.

Suar.ID - Alprih Priyono(26 tahun), mantan asisten Panji Petualang dikabarkan meninggal dunia akibatdipatuk ular.

Alprih Priyono meninggal dunia saat final Piala Dunia pada Minggu (18/12/2022) malam.

Mantan asisten pribadi Panji Petualang itu meninggal dunia saat nobar Piala Dunia 2022 di Gang Lipur, Kota Sukabumi, Jawa Barat, tak jauh dari kediamannya.

Iroh, ibunda Alprih juga mengungkap detik-detik meninggalnya sang putra.

Menurut Iroh, kejadian anaknya dipatuk ular tepat terjadi saat gol kedua Argentina berlangsung.

Gol kedua tersebut membuat banyak warga yang bersorak sehingga ular yang ada didekat Alprih kaget hingga mematuk salah satu jari sebelah kiri anaknya.

Iroh yang berada di rumahnya, Brawijaya IV, RT 02/06 Kelurahan Sriwidari, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi tak langsung panik setelah mendengar kabar soal anaknya.

Pasalnya, ia menyebut sang anak pernah mangalami kejadian yang sama di tahun 2015 lalu.

Nahas, takdir berkata lain, Alprih dikabarkan meninggal dunia setelah dipatuk ular king kobra lantaran jantungnya melemah.

Kabar kematianAlprih Priyonoseketika viral di media sosial.

Instagram.com/alprih_reall via TribunnewsBogor.com
Instagram.com/alprih_reall via TribunnewsBogor.com

Alprih, eks asisten Panji Petualangan meninggal dunia dipatuk ular

Mengingat, Alprih cukup dikenal publik lewat konten-konten kebersamaannya denganPanji Petualang.

Namun, di tengah kabar kematian Alprih, Panji sempat bungkam dari media sosialnya.

Baru lima hari setelah kepergian mantan asistennya itu, ia mengunggah postingan yang membenarkan adanya kabar kematian Alprih Priyono.

Tak hanya itu, sangpawang ularjuga turut menuliskan sederet doa serta potongan ayat suci Alquran.

Panji memgucapkan belasungkawa atas kematian mantan asistennya tersebut.

Mengutip dari Kompas.com, Panji mengatakan jika Alprih adalah orang yang terbilang ahli di bidang penanganan hewan.

"Beliau orang hebat, expert, kalau risiko, ya, dalam semua pekerjaan kan punya risiko masing-masing," kata Panji saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (27/12/2022)."Kita hanya bisa berdoa saja agar hal terbaik terjadi sama kita," lanjutnya.

Panji juga menjawab komentar miring soal dirinya yang disebut tak berduka atas kematian Alprih.

"Kalau dibilang Alprih meninggal gara-gara Panji? Alprih itu meninggal karena sudah takdirnya dia meninggal dunia," ucap Panji.

Panji menyayangkan komentar netizen yang terkesan menyudutkan dirinya."Makanya saya bingung ngomongin berduka, apakah kita selalu umbar perasaan duka, segala macam?" tutur Panji.

Baca Juga: Tanpa Sehelai Benang pun Tutupi Tubuhnya, Mahasiswa Ditemukan Tewas Memprihatinkan di Kebun Karet

Editor : Adrie Saputra

Baca Lainnya