Wanita Jepang yang Tikam Pacarnya Malah Jadi Punya Banyak Penggemar dan Disebut sebagai Karakter 'Yandere' di Dunia Anime

Selasa, 27 Agustus 2019 | 09:08
Adrie P. Saputra | Mirror

Wanita Jepang bunuh pacarnya karena terlalu cinta.

Suar.ID - Gambar yang mengejutkan menunjukkan seorang wanita asal Jepang yang berlumuran darah dan dia dengan tenang mengisap sebatang rokok.

Kejadian itu berlangsung hanya beberapa saat setelah ia diduga menikam pacarnya.

Dengan tenang dia menghisap sebatang rokok di samping pacarnya yang sekarat.

Yuka Takaoka (21), dengan santai memanggil teman di ponselnya setelah serangan pisau yang membuatnya menjadi sensasi media sosial di Jepang.

Baca Juga: Mengenal 'Mukoyoshi': Tradisi Unik di Jepang yang Membuat Pria Jomblo dan Pengangguran Bisa Mendadak Punya Istri Cantik dan Kaya Raya

Di belakangnya ada mantan pacarnya, Phoenix Luna, terlihat terbaring telentang dengan perut teriris.

Takaoka ditangkap atas insiden berdarah itu pada 23 Mei dan terlihattersenyum di depan kamera ketika dia dibawa pergi oleh petugas.

Sejak serangan itu, puluhan akun Instagram bermunculan untuk mendukung Takaoka dan malah banyak yang suka terhadap perilaku kejamnya.

Para penggemar Takaoka mengatakan bahwa dia terlalu kawaii (imut) untuk menjadi tersangka pelaku pembunuhan.

Baca Juga: Mengerikan, Rudal Baru Korea Utara Disebut Bisa Menghantam Jepang Tanpa Bisa Dihadang

Mirror

Yuka Takaoka tersenyum saat diamankan oleh pihak kepolisian.

Beberapa akun media sosial menampilkan Takaoka tersenyum dengan pisau berdarah di tangannya dan sebatang rokok menggantung di bibirnya.

Pasangan ini diberitakan baru saja pindah ke kompleks apartemen Ward Shinjuku di Tokyo di mana insiden tersebut terjadi.

Luna dan Takaoka bekerja di distrik Kabukicho.

Namun Takaoka menjadi cemburu pada gadis-gadis yang menggoda pasangannya.

Laporan menunjukkan bahwa Takaoka menjadi marah dan menikam pacarnya setelah menemukan gambar intim dari gadis lain di ponselnya.

Luna secara ajaib selamat dari serangansadis itu dan mengatakan dia tidak memiliki niat buruk untuk wanita muda yang diduga mencoba mengambil nyawanya.

Dia hanya diberi kesempatan 20% untuk bertahan hidup oleh dokter, tetapi sekarang telah pulih untuk berbicara tentang cobaannya.

Berbicara kepada Tokyo Reporter, Luna berkata, "Saya tidak menyimpan dendam."

Baca Juga: 33 Orang Tewas Akibat Kebakaran di Studio Anime Jepang, Saksi Mata Mendengar Teriakan Pelaku: 'Mati!'

Mirror

Yuka Takaoka cemburu dengan foto intim di ponsel pacarnya.

"Saya pikir ada alasan baginya untuk menikam saya."

"Berkat dia, saya dapat mencapai penjualan yang saya lakukan dalam waktu kurang dari setahun sejak saya menjadi tuan rumah."

"Saya bertemu kakak laki-laki dan perempuan saya untuk pertama kalinya dalam lima tahun."

"Saya akan sangat senang tetap berhubungan dengan mereka di masa depan."

Takaoka tetap ditahan dan akan muncul lagi di pengadilan selama beberapa hari ke depan.

Reporter yang berbasis di Tokyo, Kenji Nakano, menghubungkan popularitas Takaoka dengan karakter anime, yang dikenal dalam budaya Jepang sebagai "yandere".

Yandere adalah sebuah sebutan untuk orang yang awalnya terlihat manis, lembut dan sangat pengertian kepada seseorang, namun tiba-tiba, sifatnya berubah atau "dirusak" karena suatu kejadian

Menurut media setempat Takaoka mengatakan kepada polisi, "Karena saya sangat mencintainya, saya tidak bisa menahannya."

"Setelah membunuhnya,saya juga ingin mati." (Adrie P. Saputra/Suar.ID)

Editor : Adrie P. Saputra

Sumber : mirror.co.uk

Baca Lainnya