Memberikan Informasi Unik dan Hiburan - Suar.id

Jakarta Terancam Kekeringan, Anies Baswedan Lakukan Antisipasi dengan Melakukan Pemetaan

Senin, 26 Agustus 2019 | 12:00
Grid Networks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat diwawancarai di Balai Kota DKI Jakarta.
Kompas.com

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat diwawancarai di Balai Kota DKI Jakarta.

Suar.ID- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan akan segeramengeluarkan Instruksi Gubernurguna mengantisipasi kekeringan yang diakibatkan oleh kemarau panjang di wilayah Jakarta.

Anies menyebut Instruksi Gubernur tersebut nantinyaakan menjadi landasan hukum untuk Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan pihak swasta untuk melakukan pengelolaan air bersih di Jakarta.

"Sekarang sedang disiapkan Instruksi Gubernur, terkait dengan penggunaan sumber daya ekstra supaya mereka punya dasar hukum untuk melakukan kegiatan-kegiatan ekstra," tutur Anies di Mapolda Metro Jaya, Jumat (23/8).

Disampaikan Anies, saat ini pihaknya juga telah melakukan pemetaan daerah atau wilayah mana saja yang mengalami kekeringan.

Grid Networks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Selatan, Minggu (18/8/2019).
(KOMPAS.COM/RINDI NURIS VELAROSDELA)
(KOMPAS.COM/RINDI NURIS VELAROSDELA)

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Selatan, Minggu (18/8/2019).

Baca Juga: Jakarta Mati Listrik, Anies Baswedan: Jutaan Kulkas Tak Berfungsi, Jangan Mengonsumsi Makanan atau Minuman Basi

"Kita punya petanya, mana wilayah yang sering banjir, mana wilayah yang sering kekurangan air. Di tempat-tempat itu nanti kita akan lakukan langkah esktra," ujarnya.

Namun Anies tak menjelaskan apa langkah ekstra yang ia maksud untuk mengantisipasi kekeringan itu.

Ia hanya menegaskan bahwa langkah ataupun upaya antisipasi itu bakal dilakukan oleh semua pihak, termasuk perusahaan swasta, seperti Palyja dan Aetra.

"Semua yang ada di dalam lingkungan DKI kita akan libatkan," ucap Anies.

Kompas.com
Kompas.com

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat diwawancarai di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (22/8/2019)

Baca Juga: Momen Bahagia Berakhir Petaka, Pasangan Pengantin Ini Tewas setelah Keluar Gedung karena Terlibat Kecelakaan Maut

Sebelumnya, Anies juga meminta masyarakat agar menghemat penggunaan air bersih untuk mengantisipasi kekeringan akibat kemarau panjang.

Menurutnya, warga di luar Jakarta yang terdampak kemarau panjang juga melakukan hal serupa.

"Karena itu di seluruh, tidak hanya Jakarta, saya rasa siapapun sudah harus lebih hemat dalam penggunaan air. Apapun kegiatan kita, sebisa mungkin lebih hemat dalam penggunaan air," kata Anies di DPRD DKI Jakarta, Kamis (22/8).

Anies juga berpesan agar warga bisa menggunakan saluran air secara bijak.

Baca Juga: Ngeri! Gara-gara Kebiasaan Buruknya, Seorang Gadis Terpaksa Mengidap Penyakit Mematikan!

Dia menyarankan itu karena air yang telah digunakan akan menuju ke hilir dan dikelola kembali.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa musim kemarau tahun ini akan berlangsung hingga Oktober atau November mendatang.

Hujan diperkirakan baru akan turun pada akhir November atau awal Desember.(Ervananto Ekadilla/Suar.ID)

Tag

Editor : Adrie P. Saputra