Skandal Seks Seungri BIGBANG: Ini 9 Fakta Kelam Dunia Hiburan K-Pop

Jumat, 15 Maret 2019 | 11:16
Instagram/seungriseyo

Seungri BIGBANG

Suar.ID -Baru-baru ini pencinta K-pop dikejutkan oleh skandal seks yang melibatkan pentolan boyband Korea Selatan BIGBANG, Seungri.

Dia dinyatakan sebagai tersangka dalam kasus penyediaan jasa prostitusi bagi kliennya dan di situlah nama Jung Joon Young ikut terseret.

Skandal seks dan pelecehan seksual di industri K-pop memang bukan rahasia lagi.

Kita tahu, K-Pop Korea memang selalu menarik untuk diperbincangkan.

Baca Juga : Menurut Penerawangan Denny Darko, Reino Barack Tak Nyaman saat Mendampingin Syahrini di Jumpa Pers

Dengan tampilan member-nya yang dengan fisik yang hampir sumpurna.

Namun, dibalik itu banyak hal mengerikan yang membuat tekanan tersendiri bagi artis-artis K-Pop.

Hingga tekanan itu berujung pada kematian yang disebabkan oleh bunuh diri.

Menurut laporan Grunge.com, inilah sisi kelam dari dunia K-Pop yang digandrungi banyak orang itu:

  1. Menjadi budak kontrak kerja adalah hal yang normal
Dalam dunia K-Pop, menandatangani kontrak berarti membiarkan hidup mereka 'hilang'.

Dalam kontrak mungkin mengatakan 7 sampai 15 tahun seseorang harus tinggal dengan manajemen dan melakukan hal yang sama persis seperti dalam kontrak.

Hal ini mungkin wajar jika kontrak berjalan sesuai kesepakatan, namun pada praktiknya, tahun kontrak bisa saja mundur seiring dengan debut seseorang sebagai bintang.

Bahkan setelah mereka terkenal, kadang mereka juga tidak dibayar.

Baca Juga : Seorang Ayah Tega Perkosa Anaknya hingga Hamil Bayi Kembar: Saya Tak Tahan Melihat Paras Cantiknya

BBC melaporkan bahwa boyband Dong Bang Shin Ki memenangkan kasus pengadilan atas kontrak 13 tahun dengan gaji rendah.

  1. Mendapatkan pelecehan adalah hal yang biasa
Pada tahun 2010, Korea Joongang Daily melaporkan bahwa 60 persen aktris diharapkan membayar secara seksual untuk peran yang ingin mereka dapatkan.

  1. Operasi plastik merajalela
Operasi plastik mungkin bukan pilihan seseorang.

Namun, manajer band K-Pop mengatakan bahwa seseorang harus masuk dalam ruang bedah agar cukup cantik untuk dijadikan bintang.

  1. Antifans mungkin akan mencoba membunuh
Tindakan anti fans bisa saja hanya membenci biasa atau bisa melakukan tindakan yang mematikan.

Tindakan anti fans ini bisa meliputi mematikan lampu saat konser, mengirim karangan bungan yang melambangkan kematian, bahkan mengirim petisi kepada artis untuk melakukan bunuh diri.

Bahkan seseorang yang dikira fans memberikan minum pada anggota boy band, lalu ia memberikan minuman pada ibunya yang ternyata minumannya diracuni.

Baca Juga : Viral: Sudah Capek-capek Rusak Motornya Sendiri eh Ternyata Bukan Ditilang

  1. Penggemar sejati yang begitu gila
Para penggemar K-Pop bisa jadi sangat fanatik.

Mereka melakukan segala cara untuk bisa berhubungan langsung dengan idolanya.

Bahkan ada yang sampai memasang kamera pengintai di rumah idolanya atau menulis surat cinta dengan darah menstruasi mereka.

  1. Jam yang sangat sibuk
SBS Pop Asia mengatakan bahwa rata-rata hari kerja bisa sampai 20 jam, hanya tinggal beberapa jam untuk tidur.

Itu mungkin bisa dilakukan satu atau dua kali berturut-turut, tapi ini sepanjang hari dan setiap hari.

  1. Diet yang gila-gilaan dan cek berat badan rutin
Hello K-Pop mengatakan bahwa banyak bintang benar-benar mengakui melakukan hal-hal gila hanya dengan menurunkan beberapa kilogram.

Kurus sangat penting sehingga CEO perusahaan rekaman terus mengawasi timbangan mereka.

Jika jumlahnya terlalu tinggi, bintang diberi tahu untuk segera menurunkan berat badan.

Baca Juga : Ini Alasan Nikita Mirzani Tak Memakai Bra saat Mengunjungi Pengadilan Agama dalam Lanjutan Sidan Perceraiannya

  1. Rasisme ada di mana-mana
Warga Korea Selatan sepertinya menginginkan bintang pop mereka adalah orang Korea murni dan tidak ada campuran ras lain.

Misalnya, ada satu pemain di reality show Kpop Star berhasil mencapai lima besar namun gagal menemukan penontonnya hampir pasti karena dia adalah orang Afrika-Amerika setengah.

  1. Harus tetap tampil meskipun sedang terluka
Jika seseorang benar-benar terluka sampai mungkin ia tidak mungkin melakukan sesuatu, namun ia lebih baik muncul.

Bahkan Amber dari f (x), saat pergelangan kakinya sakit parah, ia tetap menari dan masih banyak konser yang harus dilakukannya. (tatik ariyani/intisari)

Editor : Moh. Habib Asyhad

Baca Lainnya