Malaysia Darurat Penculikan Anak, Setiap Hari 4 Anak Hilang!

Minggu, 10 Februari 2019 | 12:08
WOB

Ilustrasi gadis yang akan diclik (kiri) dan surat laporan polisi (kanan).

Suar.ID - Seorang gadis berusia 13 tahun yang menunggu ibunya menjemputnya setelah sekolah di Taman Melawati berhasillolos dari upaya penculikan.

Sebuah tweet viral menunjukkan laporan polisi yang diajukan oleh korban yang mengungkapkan rincian kasus tersebut.

Inilah yang terjadi Siswa dari SMK Taman Melawati sedang menunggu di pintu belakang sekolah untuk ibunya yang akan menjemputnya setelah sekolah.

Sekitar pukul 18:50, seorang pria Melayu yang mengenakan kaus terang, celana panjang, dan topi hitam menghampirinya dan mengatakan kepadanya bahwa ia diminta oleh ibunya untuk membawanya pulang.

Baca Juga : Seorang Istri Nekat Buat Drama Penculikan Anaknya Hanya Untuk Menguji Kekuatan Cinta Sang Suami

Dia merasa aneh dengan situasinya dan bertanya kepadanya siapa nama ibunya.

Namun dia tidak bisa menjawab.

Dia segera meraih ranselnya dan memerintahkannya untuk mengikutinya pulang di bawah instruksi ibunya.

Sekali lagi, dia bertanya kepadanya siapa nama ibunya.

Pria itu menatapnya dan melepaskan tasnya dan berjalan pergi. Pada jam 19:10, ibunya tiba, dan dia menceritakan segalanya.

Baca Juga : Pria Meregang Nyawa Usai Makan Durian dan Minum Kopi, Berbahayakah Minum Kopi dan Makan Durian Bersamaan?

Setelah ibunya memberi tahu sekolah, mereka menasihatinya untuk membuat laporan polisi.

Alasan dia membuat laporan adalah bahwa dia takut tentang keselamatan anaknya di masa depan.

Pada saat yang sama, ia berharap sekolah dapat meningkatkan keamanan terutama pada jam-jam ketika siswa dijemput dan diturunkan.

PDRM mengungkapkan setiap hari 4 anak hilang di Malaysia, laporan World of Buzz.

Meskipun sebagian besar kasus terjadi bukan karena penculikan, tetapi anak-anak yang melarikan diri dari rumah,tak jarang berita penculikan atau percobaan penculikan terdengar di Malaysia.

Baca Juga : Mengenal KKB Pimpinan Lekagak Telenggen, Kelompok Bersenjata Paling Berbahaya di Segitiga Hitam Papua

Tahun lalu, seorang gadis berusia 4 tahun hampir diculik di AEON di Kepong.

Pada tahun 2016, 12 tersangka ditangkap karena menculik seorang anak laki-laki berusia 17 tahun di Penang.

Asst Comm Ong Chin Lan dari divisi Investigasi Seksual, Wanita dan Anak Polisi Kerajaan Malaysia (D11) menyarankan orangtua untuk tidak mempublikaikan ke media sosial terlebih dahulu, jika penculikan anak benar-benar terjadi.

Dia memberitahu The Star, "Jika ada kemungkinan penculikan, jangan viralkan (itu), harap mengajukan laporan polisilah terlebih dahulu."

"Begitu Anda membuatnya viral, para penculik akan menyadari bahwa berbahaya untuk menghubungi keluarga dan mungkin menyerah serta bisa membunuh anak itu."

Baca Juga : Bumi dalam Bahaya, Ternyata Pemanasan Samudra Lebih Cepat dari yang Kita Kira

Pada saat yang sama, penting untuk mendidik anak-anak tentang cara merespons situasi berbahaya.

Gadis 13 tahun yang membuat laporan di atas cukup berhati-hati untuk memverifikasi identitas orang dewasa.

Jika dia tidak begitu berhati-hati, hal-hal akan berubah dan bisa berakhir tragis. (Adrie P. Saputra/Suar.ID)

Editor : Adrie P. Saputra

Baca Lainnya