Suar.ID -Seorang siswi SMP berinisial NF (15) nekat melakukan pembunuhan kepada seorang bocah berinisial APA (5) yang merupakan tetangga sendiri.
Karena hal ini banyak pihak yang menyebut remaja ini sebagai sosok psikopat.
Namun seorang Psikolog Forensik Reza Indragiri mengungkapkan istilah yang yang tepat diberikan kepada NF ini bukanlah psikopat tapicallous unemotional.
Dilansir Tribunnews.com, hal itu diungkap Reza dalam tayangan METRO PAGI PRIMETIME unggahan YouTube metrotvnews, Minggu (8/3/2020).
Baca Juga: Kejam! Habis Main dari Warnet, Remaja ini Nekat Bunuh Siswi MTS di Kamar dan Merudapaksa Jenazahnya
Sebagai orang yang tidak menangani NF, Reza hanya bisa mengamati dari pemberitaan media.
Berdasarkan pemberitaan tentang sosok NF yang tidak merasa bersalah atas perbuatannya, Reza menyebut ada banyak kasus serupa di mana seorang gadis bertindak seperti NF.
"Untuk mengetahui kondisi psikologis pelaku ini harus jelas dilakukan pemeriksaan, saya tidak tahu kondisi psikologinya seperti apa," kata Reza.
"Tetapi ketika menyimak pemberitaan di media, saya terkenang sekian banyak riset terhadap anak-anak yang secara kebetulan memiliki tindak-tanduk serupa," jelasnya.
Dari banyak penelitian yang disimak oleh Reza, di antaranya disebutkan sifat psikopat.
Namun Reza membantah istilah psikopat lantaran menurutnya hanya bisa disematkan kepada orang berusia dewasa.
"Kalau dikatakan psikopat, itu menjadi salah satu simpulan juga dari penelitian-penelitian itu," kata Reza.
"Tapi kata psikopat memang lebih lazim digunakan untuk pelaku yang sudah berusia dewasa," imbuhnya.
Reza menjelaskan istilah yang lebih cocok disematkan pada NF adalah callous unemotional.
"Kalau patokan dewasa berarti berdasarkan undang-undang adalah 18 tahun ke atas," kata Reza.
"Tapi kalau kemudian kita bicara tentang anak-anak, di bawah usia 18 tahun, maka sebutannya lazimnya bukan psikopat, tapi callous unemotional," paparnya.
Antara psikopat dan callous unemotional memang memiliki kesamaan dalam indikatornya, di mana pelaku memiliki empati yang kurang terhadap korban atau lingkungan.
Psikolog Ungkap Kecerdasan NF
Reza menjelaskan bahwa dalam psikologi grafis bisa mengungkap kondisi kejiwaan seseorang.
Gambar yang dibuat oleh seseorang bisa dijadikan pelengkap selain data lisan untuk mengungkap apa yang terjadi para orang tersebut.
"Dalam psikologi memang ada yang namanya psikologi grafis, bagaimana orang-orang psikologi mencoba memahami kondisi kejiwaan manusia, termasuk kondisi pelaku kejahatan," ujar Reza.
"Tidak hanya berdasarkan keterangan atau penjelasan secara lisan, tapi juga berdasarkan ekspresi suasana dalam media gambar," sambungnya.
Baca Juga: Diciduk Polisi, Elly Sugigi Ternyata Terseret Kasus Penipuan Arisan Online, Begini Kronologinya
Dari gambar serta lisan, psikolog atau pihak kepolisian bisa menganalisis kehidupan seseorang hingga tingkat kecerdasannya.
"Gambar itu kemudian sifatnya pelengkap atau sebuah petunjuk untuk memberikan panduan kepada tenaga psikologi atau teman-teman di kepolisian untuk mulai menelusuri dengan pintu masuk yang sebelah mana," jelas Reza.
"Di situ akan terlihat gambaran suasana kepribadian, terlihat gambaran relasi sosial, terlihat tanda-tanda kecerdasan dari yang bersangkutan, dan unsur psikologis lainnya," imbuhnya.
Sejauh ini, Reza hanya melihat gambar karya NF dari media dan belum melihat langsung.
Meski demikian, Reza bisa memastikan satu hal bahwa NF memiliki tingkat kecerdasan di atas rata-rata.
Hal ini diketahui dari bagaimana NF menyertakan detail pada gambarnya.
"Saya bisa pastikan satu hal, ada tanda kecerdasan yang memang di atas rata-rata," ungkap Reza.
"Itu terlihat pada sedemikian rinci, sedemikian multidimensional gambar yang dihasilkan oleh anak ini," paparnya.
Diketahui, NF memang sosok remaja yang memiliki prestasi di bidang olahraga dan disebut mahir dalam bahasa Inggris.
Meski kecerdasan NF disebut di atas rata-rata, namun bukan berarti NF tidak ada masalah kepribadian.
Bisa jadi gambar NF merupakan cara dirinya mengekspresikan permasalahan hidup.
"Tapi tidak hanya bicara kecerdasan, saya sebut ada masalah kepribadian juga yang barangkali tengah diekspresikan oleh anak ini lewat gambar," tuturnya.
Berikut video lengkapnya:
(Ifa Nabila)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Bukan Psikopat, Psikolog Forensik Sebut Remaja Pembunuh Bocah 'Callous Unemotional'".