Suar.ID - Dua orang ibu-ibu di Kabupaten Blitar sempat membuat heboh lantaran nekat mencuri susu dan minyak kayu putih untuk anaknya.
Peristiwa ini terjadi di sebuah toko kelontong yang menjual barang-barang kebutuhan pokok setiap harinya.
Karena tak memiliki uang, dua ibu-ibu ini akhirnya nekat melakukan tindakan pencurian sampai akhirnya dilaporkan ke pihak kepolisian.
Barang bukti berupa susu dan minyak kayu putih pun diamankan oleh aparat untuk diperiksa.
Awalnya, kedua pelaku hampir saja dipenjara 7 tahun atas perbuatan yang telah ia lakukan.
Sampai akhirnya, pengacara kondang Hotman Paris mengumumkan peristiwa ini kepada publik dan meminta bantuan agar mendapatwin-win solution.
Terakhir seperti yang dilansirTribun Wow, kedua pelaku akhirnya dibebaskan setelah berdamai dengan pemilik toko.
Keduanya batal dibui karena perbuatannya yang nekat mencuri karena tak memiliki uang untuk membelikan susu anaknya.
Akhirnya kedua pelaku dinyatakan bebas dari jeratan hukum dan mendapatkan bantuan dari Hotman Paris.
Kabar dibebaskannya dua ibu-ibu ini membuat Hotman Paris merasa bersyukur seperti yang dituliskannya di akun Instagramnya (8/9/2021).
Ia mengapresiasi pemilik toko yang berkenan untuk berdamai dan mencabut laporannya.
Kini, Hotman Paris pun turut angkat bicara bahwa ia tidak membenarkan segala tindak pencurian, meski begitu ia mengaku akan memberikan bantuan susu dan minyak kayu putih sesuai kebutuhan anak dari pelaku.
"Hore amin, amin, telah terjadi perdamaian di Blitar," ujar Hotman Paris.
"Dua ibu-ibu yang sempat ditahan karena mencuri susu, dan minyak kayu putih telah berdamai dengan pemilik supermarket," tambahnya.
"Terima kasih kepada bapak Kapolres Blitar, terima kasih pada pemilik supermarket di Blitar," jelasnya.
"Kepada dua ibu-ibu yang sempat ditahan karena mencuri, jangan ulangi lagi perbuatan tersebut," kata pengacara kondang itu.
"Kasih alamatmu ke saya, saya akan kirim berapa kilopun susu dan minyak kayu putih yang kau butuhkan," tambahnya.
"Saya ngerti kebutuhanmu, saya ngerti perasaanmu selama pandemi ini, kamu mengatakan itu demi anak, saya mengerti, tapi jangan ulangi lagi," tandasnya.