Pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 Sudah Dibuka, Inilah 7 Dokumen yang Wajib Anda Siapkan untuk Daftar di sscasn.bkn.go.id

Kamis, 01 Juli 2021 | 12:01
tribunnews.com

CPNS 2021

Suar.ID - Pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) kini telah dibuka.

Para calon pelamar pun kini sudah bisa mendaftar melaluisscasn.bkn.go.id.

Calon peserta pun ada baiknya untuk melengkapi diri dengan sejumlah berkas pendaftaran terlebih dahulu.

Terutama sebelum melakukan login disscasn.bkn.go.id.

Baca Juga: Naik Pitam Ketika Dirinya Disebut Cewe Matre dan Suaminya Dibully Bau Tanah, Bunga Zainal Tak Tanggung-tanggung Sindir Balik Para Haters dengan Komentar yang Pedas dan Menohok

Lalu apa sajakah berkas yang diperlukan oleh para pelamar CPNS ini?

Dilansir Kompas.com, berikut berkas-berkas yang diperlukan untuk dipersiakan sebelum mendaftar CPNS.

Berkas-berkas yang perlu dipersiapkan diantaranya adalahscan PasFoto berlatar belakang merah maksimal 200 Kb bertipe file jpeg/jpg, scan Swafoto maksimal 200 Kb bertipe file jpeg/jpg, scan KTP maksimal 200 Kb bertipe file jpeg/jpg, scan Surat Lamaran maksimal 300 Kb bertipe file pdf.

Baca Juga: Sejak Dinikahi Raul Lemos Beginilah Penampakan Rumah Mewah Milik Krisdayanti yang Harganya Tembus Rp 10 Miliar Hingga Luas Tanah Sampai 1270 Meter, Ternyata Bak Istana yang Bernuansa Emas dengan Aksen Eropa Loh!

Selanjutnya berkas yang diperlukan lainnya yaituscan Ijazah + Serdik/STR maksimal 800 Kb bertipe file pdf, scan Transkrip Nilai maksimal 500 Kb bertipe file pdf, scan Dokumen Pendukung lainnya maksimal 800 Kb bertipe file pdf.

Dokumen ini nantinya harus diunggah saat mendaftar CPNS melalaui sscasn.bkn.go.id.

Ist
Ist

CPNS 2021

Semua dokumen ini diberlakukan untuk pelamar baik CPNS maupun PPPK guru dan non-guru.

Baca Juga: Digugat Wanita Berinisial W yang Ngaku Dihamili Rezky Aditya Hingga Punya Anak di Luar Nikah, Masa Depan Sang Aktor Kini Terancam Hancur Berantakan, Ahli Tarot ini Pun Ungkap Motif Sang Penggugat, Sebut Bukan Masalah Uang, Lalu Apa Ya?

Diputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN Suharmen mengatakan belajar dari tahun lalu dengan150.000 formasi pendaftarnya sekitar 4,2 juta orang.

"Di tahun 2021 ini, karena formasinya luar biasa besar maka diperkirakan potensi pendaftarnya mencapai 5 juta orang," ujar Suharmen dalam konferensi pers virtual, Selasa (29/6/2021).

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas, Hukum dan Kerja Sama BKN Paryono ini menjelaskan kalau pembukaan pendaftaran CASN 2021 ini dilakukan pada Rabu (30/6) petang.

"Nanti sore dibuka jam 18.30 WIB. Serentak untuk CPNS dan PPPK," ujar Paryono saat dihubungi Kompas.com, Rabu (30/6/2021) siang.

Baca Juga: Kegelisahan Publik Kini Terjawab, Kepada Denny Sumargo, Maia Estianty Blak-blakan Mengaku Kalau Dirinya Cerai dari Ahmad Dhani Karena Diselingkuhi: Udah Pada Tahu Lah Ya?

Pembatasan sesi seleksi Suharmen ini menyampaikan kalau BKN menghindari adanya klaster penyebaranCovid-19 saat seleksi CASN 2021.

"Kami tidak menginginkan bahwa penerimaan atau seleksi aparatur sipil negara ini menjadi klaster baru di dalam penyebaran Covid-19," kata dia.

Karena itulah penyelenggaraan seleksi ini akan dibatasi per harinya.

Bila dalam kondisi normal, sesi seleksi biasa dilaksanakan 5 sesi per hari.

Baca Juga: Stefan William bak Tersambar Petir, Pria yang Diduga Orang Ketiga Ini Ngaku Cinta dan Ingin Punya Buah Hati dari Celine Evangelista: Dari dulu Sampai Sekarang enggak Berubah

Namun, selama pandemi, sesi ini akan dikurangi.

"Maka di situasi pandemi ini kita akan melaksanakan hanya menjadi 3 sesi di titik lokasi yang sudah diatur sedemikian rupa," lanjut Suharmen.

dok. tribunnews
dok. tribunnews

Info Seleksi CPNS 2021

Seleksi ini diperpanjang akibat pengurangan sesi seleksi per hari, maka pelaksanaan seleksi CASN 2021 ini akan lebih panjang.

Baca Juga: Terang-terangan Tegur Cara Berpakaian hingga Suruh Mulan Jameela Ganti Baju, Rhoma Irama Kepergok Panggil Istri Ahmad Dhani Ini Sebagai Selir: Waktu Lihat Mulan Pakaiannya, Masyaallah

"Seleksi tahun ini akan lebih panjang waktunya karena sesinya tadi sudah dikurangi, dan kedua adalah potensi pendaftarnya besar, maka tentu saja waktunya akan lebih panjang," jelas Suharmen.

Sebagai catatan, Suherman juga memastikan perpanjangan waktu ini tak akan melewati batas waktu tahun anggaran 2021.

Ia pun memastikan agar pelaksanaan seleksi di setiap instans di jalankan protokol kesehatan ini dilakukan dengan sangat ketat.

Baca Juga: Hampir Setahun Pisah Ranjang dari Raul Lemos, Krisdayanti hanya bisa Pasrah: Perlu Kesabaran

Editor : Aditya Eriza Fahmi

Sumber : Kompas.com

Baca Lainnya