Grid.ID -Nenek ini mungkin sudah berusia 85 tahun, tetapi wanita tua iniselalu bangun pagi dan menghabiskan waktunya di pinggir pantai sebuah teluk Vietnam.
Dia melakukan rutinitas tersebut hanya untuk mendukung hidupnya dan anaknya yang mengalami cacat mental.
Setiap pagi, Nguyen Thi Ro bangun pada dini hari untuk mengambil beberapa kerang untuk dijual di pasar.
Sayangnya, mencarik kerang benar-benar melelahkan bagi tubuhnya yang sudah lemah.
Saat sedang mencari kerang, dia harus berada di air laut selama berjam-jam.
Tugas yang berat itu sering membuat kulitnya gatal dan bersisik.
Adalah hal umum bagi Nguyen untuk mendapatkan ruam akibat berjam-jam berendam di air laut.
Namun, itulah satu-satunya cara yang tersisa bagi wanita tua itu untuk menghidupi dirinya sendiri dan anak angkatnya yang berusia 61 tahun.
Dia bekerja mencari kerang setelahsuaminya meninggal ketika dia berusia 70 tahun.
Setelah suaminya meninggal, Ngyuen memutuskan untuk menjual kerang di pasar karena sulit baginya untuk mencari pekerjaan lain, terutama di usia tuanya.
Untungnya, Nguyen selalu menerima bantuan dari penduduk desa yangterenyuh.

:quality(100)/photo/2020/04/22/2360239026.jpg)
Nguyen Thi Ro
Penduduk desa sering membeli tangkapan hariannya untuk mendukung bisnis kecilnya.
Hampir semua keuntungan yang didapatnya dari berjualan kerang digunakan untuk perawatan dan pengobatan anaknya.
Padahal dia juga sebenarnya membutuhkan perawatan untuk ruamnya.
Hidup mungkin sulit bagi wanita tua ini, tetapi Ngyuen tidak pernah menyerah, tetap optimis dan ceria.
Semua demi anak kesayangannya.
Nguyen Thi Ro
(Adrie P. Saputra/Suar.ID)