Suar.ID -Komedian Entis Sutisna atau Sule mengaku disuruh sang ayah mencoba rokok di usia yang sangat muda, yakni ketika masih sekolah dasar (SD).
Namun hal itu dilakukan ayah Sule, Dodo Mulyadi bukan tanpa alasan.
Hal itu diungkapkan Sule kepada rekan melawaknya, Denny Cagur di YouTube channel Denny Cagur TV, Jumat (20/3/2020).
Saat itu Sule menceritakan kisah awalnya bisa sukses menjadi pelawak seperti sekarang ini.
Sule mengaku inspirasinya dalam melawak adalah Dodo Mulyadi yang tak lain merupakan ayah kandungnya.
Namun seperti yang diketahui, Dodo Mulyadi telah meninggal dunia, Rabu (11/10/2017).
Mulanya, Denny Cagur membahas soal pekerjaan keduanya menjadi pelawak.
Menurut Denny Cagur, melawak merupakan seni yang tak ada sekolahnya.
"Emang bener ya, melawak ini seni yang gak ada sekolahnya," ucap Denny Cagur.
"Iya, gak ada," ucap Sule setuju.
Meski begitu, Denny Cagur menceritakan telah ada kurikulum lawak yang dibuat namun susah untuk diterapkan.
Menurutnya, seni lawak itu sangat fleksibel dan harus dilakukan secara langsung.
"Kalau Kang Sule dulu awal ngelawak gimana?" tanya Denny Cagur.
"Kalau ngelawak tahun 1994, waktu SMA," jawab Sule.
"Sekolah udah ngelawak?" tanya Denny Cagur.
"Iya, lomba dulu," ucap Sule.
Sule kemudian bercerita awal mula bisa berkecimpung di dunia perlawakan.
Hal itu dimulai dari melihat kebiasaan sang ayah yang dulu berjualan bakso.
"Korelasi antara melawak dan bakso di mana? Apakah bakso itu lucu?" tanya Denny Cagur kebingungan.
"Kang, tukang bakso biasanya pergi ke tempat hiburan, ke tempat sandiwara, ke wayang golek, bodoran, konser, dan lain-lain, apresiasi itu di situ," cerita Sule.
"Beneran itu bapak dagang bakso?" tanya Denny Cagur.
"Beneran," kata Sule meyakinkan.
Dikatakan Sule, sang ayah merupakan sosok yang memiliki jiwa humoris sangat tinggi.
Ia menyangka hal itu karena sang ayah kerap menonton komedi.
"Awalnya gitu," kata Sule.
"Berarti sering ngeliat bapak ngelucu?" tanya Denny Cagur.
"Sering, lucu banget dia. Misalkan kalau lagi dagang bakso gitu ada yang dateng beli bakso, 'Mau ngapain neng?', kan udah tau ya mau beli bakso tapi ditanya sama bapak saya.
'Kan mau beli bakso Pak Odo', terus kata bapak saya 'Oiya kirain mau pushup'. Nah kaya gitu-gitu," cerita Sule mengingat lawakan mendiang ayahnya.
Mendengar cerita Sule, Denny Cagur tampak terkekeh.
Denny Cagur tak heran mengapa Sule sangat pandai melawak, pasalnya Dodo Mulyadi sangatlah humoris.
"Berarti emang ada tetesan darah pelawak," kata Denny Cagur.
"Iya, emang jail bokap itu," sambung Sule.
Sule lantas bercerita soal pengalamannya dulu ketika disuruh sang ayah untuk mencoba menghisap rokok.
Saat itu, Sule masih duduk di bangku sekolah dasar, ia mengaku kebingungan ketika disuruh sang ayah merokok.
"Saya jujur, saya diajarin ngerokok sama bokap," kata Sule.
"Gila, disaat orangtua lain ngelarang, bokap ngajarin?" tanya Denny Cagur heran.
"Bokap ngajarin waktu itu," kata Sule.
Sule mengingat percakapannya dengan Dodo Mulyadi ketika disuruh merokok.
"Maneh ngarokok (kamu ngerokok)," suruh sang ayah diceritakan Sule.
Saat mendengar suruhan sang ayah, Sule tak langsung melakukannya.
Ia bertanya apa maksud dan tujuan sang ayah meminta hal tersebut.
Baca Juga: Masih Peduli dengan Almarhumah Lina Jubaedah, Sule: Ada Lebih Banyak Kebaikan daripada Kejelekan
"Kenapa nyuruh saya ngerokok padahal saya masih SD?" tanya Sule ke sang ayah waktu itu.
"Supaya nanti kalau kamu udah gede, tidak merokok," jawab ayah Sule.
Setelah mendengar alasan sang ayah, saat itu akhirnya Sule merokok bersama-sama.
"Saat itu beneran? (merokok)," tanya Denny Cagur syok.
"Beneran saat itu, besoknya mau ngerokok udah gak boleh karena udah sekali, supaya nanti sampe SMA gak ngerokok lagi. Itu, aneh kan bapak saya," ucap Sule tertawa.
"Unik juga ya," sambung Denny Cagur.
Meski begitu, Sule menyebut ada tujuan sang ayah menyuruhnya mencoba rokok di usia yang sangat muda.
Rupanya Ayah Sule mempunyai beberapa alasan.
"Jadi kenapa disuruh ngerokok biar ngerasain ngerokok kaya gitu rasanya, biar kamu gak ditipu orang. Itu yang pertama,"
"Yang kedua, konsep abah itu supaya kalau aku udah gede gak ngerokok, padahal tetep aja ngerokok,"
"Tapi yang ketiga itu kata abah, biar mengakrabkan hubungan bapak dan anak, supaya tidak ada batasan dengan anak itu," kata Sule.
Sule mengaku ia sangat dekat dengan sang ayah.
Saking dekatnya, Sule mangaku keduanya sudah seperti teman.
"Sama halnya gua sekarang sama Rizky Febian, karena gua udah terbiasa terdidik sama abah kaya gitu," sambung Sule.
Denny Cagur tersenyum mendengar cerita Sule mengenai sosok abahnya.
Ia bahkan memuji hubungan Sule dan ayahnya yang sangat harmonis.
"Ini keren ini," kata Denny Cagur tersenyum.
"Jadi pelajaran yang diberikan abah itu biar dekat sama anak?" tanyanya.
"Iya biar dekat, yang penting gak boleh ngelakukan sesuatu hal yang fatal," jawab Sule.
"Dari sisi komedi, abah mah emang lucu. Gak ada duanya," aku Sule.
(Tribun Jakarta)