Kesaksian Mengerikan Pasien Virus Corona, dari Mata yang Rasanya seperti Terbakar hingga Tenggorokan yang tiba-tiba Menyempit

Rabu, 11 Maret 2020 | 17:00
Dok. Kompas.com

Kesaksian orang yang menderita virus Corona.

Suar.ID -Pasien corona virus menggambarkan cobaan yang mengerikan akibat dari Fenomena Wuhan tersebut.

Setengah lusin orang telah meninggal di Inggris setelah tertular coronavirus dengan jumlah kasus dinegara ini meningkat 54 kali lipat dalam 24 jam menjadi 373.

Hal ini terjadi usai empat pasien lainnya didiagnosis di Skotlandia dan Irlandia Utara, bersama 46 lainnya di Inggris.

Di seluruh dunia, lebih dari 110.000 telah terinfeksi dan 3.800 telah meninggal dunia.

Baca Juga: Waduh! PNS yang Sudah Mendonorkan Darahnya Ternyata Dilaporkan Positif Virus Corona

Namun, 62.000 orang telah pulih dan beberapa penelitian di Cina menunjukkan bahwa 81 persen dari kasus tersebut hanya menyebabkan penyakit kecil.

Disadur dari Mirror, mantan patroli Inggris, Connor Reed, menyimpan buku harian yang isinya sungguh mencekam ketika ia tengah berjuang melawan COVID-19 yang sangat parah sebelum Natal.

Hal ini terjadi ketika ia mengajar di Wuhan, kota di Cina yang merupakan tempat dari virus corona berasal.

Mayoritas kematian tampaknya menimpa mereka yang berusia lanjut dan memiliki masalah kesehatan.

Baca Juga: Jumlahnya Bertambah Makin Banyak dalam Kurun Waktu Satu Minggu, Berikut Daftar 19 Pasien Positif Virus Corona di Indonesia

Salah satunya adalah, Jaimuay Sae-ung, 73, yang sudah memiliki sejumlah masalah kesehatan, termasuk masalah jantung dan didiagnosis dengan kejangyang mematikan di Thailand.

Berikut ini adalah kisahConnor yangtelah dirangkum oleh Manchester Evening News.

'Hidungku sakit, dan gendang telingaku siap meletus'

Mirror
Mirror

Connor Reed, seorang guru dari Wales yang mengajar di Wuhan.

Connor Reed adalah seorang mantanekspatriat yang berasal dari Wales Utara.

Ia kinitinggal di kota Wuhan di Cina.

Banyak yang meyakini bahwa dia merupakan salah satu orang Inggris pertama yang terkena virus corona.

Iatertular virustersebut pada November, sekitar sebulan sebelum pihak berwenang di China secara resmi mengumumkan penyebaran virus Corona.

AwalnyaConnor mengira bahwa dirinya hanya menderita flu parah.

Baca Juga: Dua Pekan Lebih Dirawat, 2 Pasien Pertama Virus Corona di Indonesia Tak Kunjung Sembuh, Rupanya Karena Hal ini!

Namun, setelah 24 hari merasa tidak sehat, ia menulis dalam buku hariannya.

Rumah sakit tempatConnor dirawat akhirnya mengatakan kepadanya bahwa dia adalah salah satu orang pertama yang mendapatkan jenis virus corona baru, yang sekarang dikenal sebagai Covid-19.

Dalam buku hariannya, guru bahasa Inggris berusia 25 tahun itu menggambarkan bagaimana gejala yang ia rasakan, diawali dengan pilek ringan.

Ia pun mencobamenyembuhkan penyakit tersebut dengan wiski dan madu panas, sebelum menyadari bahwa sekitar satu minggu setelahnya ia telah terserang flu.

Mirror
Mirror

Baca Juga: Sedang Marak Mengenai Virus Corona di Indonesia, Wirang Birawa Unggah Firasatnya Soal 'Perlu Masker Tapi Bukan Virus Corona', Gunung Meletus Kah?

"Ini tidak lagi hanya flu. Aku sakit di seluruh tubuhku, kepalaku nyut-nyutan, mataku terbakar, tenggorokanku menyempit," tulisnya.

Dia mengatakan tulangnya sakit dan dia mengalami batuk yang sering.

Pada hari ke-11,Connormengira apabila flunya sudah sembuh.

Namun pada hari berikutnyapenyakit tersebut 'kembali seperti sesuatu yang ingin balas dendam'.

Baca Juga: Dijauhi, Kehidupan Berubah Drastis, Nasib Warga Perumahan Pasien Positif Corona di Depok: Kami Ingin Hidup Normal Lagi

"Aku berkeringat, merasa terbakar, pusing dan menggigil. Televisi menyala tapi aku tidak bisa memahami isinya. Ini adalah mimpi buruk," katanya.

"Aku tidak bisa mengambil lebih dari satuhirupan udara dan ketika aku bernafas, paru-paruku terdengar seperti kantong kertas yang kusut. Ini sudah tidak benar. Aku perlu ke dokter."

Setelah kunjungan ke dokter dan beberapa jam tes,Connor mengatakan bahwa dirinya didiagnosis telah menderita pneumonia.

Beberapa hari kemudian, pneumonia tersebut telah hilang.

Baca Juga: Seorang Dosen Mengklaim bahwa Mengonsumsi Ikan Ini Bisa Menghentikan Virus Corona, Bu Azizah: Mungkin Memiliki Potensi

Namun, Connor mengatakanbahwa dirinya kemudian menderita sakit seperti "seolah-olahaku ditabrak oleh mesin giling".

"Hidungku sakit sekali, dan gendang telingaku terasa siap meletus. Aku tahu seharusnya aku tidak melakukannya, tetapi akumemasukkan telingaku dengan cotton buds guna mencoba menghilangkan rasa sakitnya."

Hanya beberapa hari kemudian, Connor melaporkan bahwa dirinya merasa lebih baik.(Ervananto Ekadilla/Moh. Habib Asyhad/Suar.ID)

Editor : Ervananto Ekadilla

Sumber : Manchester Evening News, Mirror

Baca Lainnya