Anak-Menantu Presiden Jokowi Daftar Pilkada, Sosok Mantan Menteri Zaman Seoharto Ini Tegas Bilang Tidak Ada Dinasti Politik

Rabu, 25 Desember 2019 | 10:30
Kolase Instagram, Tribun

Bobby Nasution - Gibran Rakabuming Raka yang daftar dalam Pilkada 2020.

Suar.ID -Selain Gibran Rakabuming Raka, Bobby Nasution juga daftar Pilkada.

Kita tahu, keduanya adalah anak dan menantu Presiden Joko Widodo.

Jika Gibran maju di Pilkada Solo, Bobby mencalonkan jadi wali kota Medan.

Terkait hal itu, Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tandjung urun bicara.

Menurutnya, tiap warga negara memiliki peluang yang sama untuk terjun ke dunia politik.

"Kehidupan politik kita memang cukup dinamis dan sistem demokrasi yang kita bangun memberikan peluang kepada siapa saja yang merasa terpanggil untuk masuk ke dunia politik, terutama berkontestasi dalam posisi-posisi kepemimpinan," kata Akbar di DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (24/12/2019).

Seperti disebut di awal, Gibran merupakan putra sulung Presiden Joko widodo.

Sementara itu, Bobby menantu Jokowi. Menurut Akbar, mereka juga berhak dan layak diberikan kesempatan.

"Saya melihat Pak Jokowi juga kalau anaknya berminat dalam kegiatan politik ya kenapa tidak, tentu beliau juga memberikan kesempatan kepada anak-anaknya," tuturnya.

Ia pun tak setuju jika majunya Gibran dan Bobby di Pilkada 2020 sebagai bagian dari 'dinasti politik'.

"Enggak (dinasti politik). Sekarang ini kan juga kita menyaksikan bahwa dinamika dalam kehidupan politik juga nampak betul dan ternyata juga cukup banyak orang yang punya keinginan untuk ikut aktif juga dalam kegiatan politik, termasuk dalam kaitan dengan soal-soal pemilihan dalam kepemimpinan daerah," ujar Akbar.

Kompas.com

Akbar Tanjung beri komentar terkait daftarnya anak dan menantu Presiden Jokowi dalam Pilkada.

Pesan Sandiaga Uno

Sebelumnya, politikus Gerindra Sandiaga Uno turut juga menanggapi majunya putra sulung dan menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu.

Sandiaga Uno menegaskan proses Pilkada 2020 kelak harus dipastikan berlangsung tanpa adanya keberpihakan kepada keduanya yang memiliki pengaruh politik Presiden Jokowi.

Menurutnya, semua pihak termasuk awak media mengemban tanggung jawab yang sama untuk memastikan hal tersebut.

"Harus kita pastikan prosesnya itu proses yang tentunya menunjukkan bahwa tidak ada keberpihakan pada proses itu (Gibran dan Bobby). Harus dibuat adil dan ini tanggung jawab kita semua termasuk teman-teman media," kata Sandiaga Uno ketika menghadiri Pembukaan Mukernas PPP di Hotel Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Sabtu (14/12/2019).

Sandiaga Uno menyatakan bahwa politik sejatinya memang dinamis.

Mengenai majunya putra dan menantu Presiden Jokowi tentunya menjadi penilaian tersendiri bagi masyarakat.

Instagram / @wirangbirawa
Instagram / @wirangbirawa

Firasat paranormal selebritis Wirang Birawa tentang Sandiaga Uno

"Karena tentunya kalau pemilihan kepala daerah akan ditentukan bukan oleh elite tapi oleh rakyat," tutur Sandiaga Uno.

Selain itu, Pilkada 2020 nantinya menjadi kesempatan bagi Gibran dan Bobby untuk meyakinkan para calon pemilihnya bahwa mereka memiliki kapasitas untuk membangun daerahnya masing-masing.

Sandiaga Uno berpendapat, alangkah baiknya jika keduanya terlebih dulu diberi kesempatan mengingat kontestasi ini terbuka bagi mereka yang memiliki hak politik.

"Kita jangan judge dulu, kita berikan kesempatan dan tidak masalah di bidang hukum. Ini terbuka bagi mereka yang memiliki hak politik," tandas Sandiaga Uno.

Editor : Moh. Habib Asyhad

Baca Lainnya