Ditangkap di Bali, Ternyata Terduga Teroris Ini Tahu Rencana Penyerangan Wiranto, Begini Rencana Perlawanannya kalau Tertangkap

Sabtu, 12 Oktober 2019 | 20:48
Tribunnews.com

Pelaku penusukan Wiranto diduga punya hubunga dengan terduga teroris yang baru saja ditangkap di Bali.

Suar.ID -Ternyata, pelaku penusukan Wiranto di Banten, Kamis (10/10) kemarin punya keterkaitan dengan AT, terduga teroris yang baru saja ditangkap di Bali.

Tak main-main, hubungan keduanya disebut dicukup dekat.

Berdasarkan keterangan polisi, AT tergabung dalam satu grup dengan SA--pelaku penusukan Wiranto.

Meski begitu, Kabid Humas Polda Bali Kombes Hengky Widjaja belum merinci grup apa yang dimaksud.

"AT mempunyai hubungan dekat dengan (pelaku penyerangan Wiranto di Banten) dan berada dalam satu grup 'Menanti Al Mahdi'," kata Hengky melalui keterangan tertulis, Sabtu (12/10/2019).

Tak hanya itu, Hengky juga mengatakan, AT diduga telah mengetahui rencana penusukan Wiranto.

Selain AT, tim Detasemen Khusus 88 Antiteror (Densus 88) Polri dan Counter Transnational and Organize Crime (CTOC) Polda Bali juga menangkap terduga teroris berinisial ZAI.

Keduanya yang merupakan ayah dan anak itu ditangkap di wilayah Jembrana, Bali, Kamis (10/10/2019).

Keduanya, kata Hengky, diduga telah berbaiat kepada pimpinan ISIS Abu Bakar Al Baghdadi.

Terduga teroris AT juga diduga telah merencanakan aksi amaliyah di wilayah Bali.

Namun, Hengky tidak merinci aksi apa yang direncanakan AT.

Selain itu, AT dan ZAI telah merencanakan sebuah perlawanan apabila tertangkap.

"AT dan ZAI kedua terduga teroris ini merupakan bapak dan anak, juga sudah merencanakan apabila sewaktu-waktu ditangkap, merencanakan perlawanan dan membuang HP dan laptop ke dalam air," ujar dia.

Dari kedua terduga teroris, aparat mengamankan panah, airsoft gun, sangkur, telepon genggam, dan laptop.

Kini, kedua terduga teroris sedang diperiksa secara intensif oleh aparat.

Sebelumnya, Wiranto ditusuk saat tiba di Alun-alun Menes, Kabupaten Pandeglang, seusai menghadiri sebuah acara di Universitas Mathla'ul Anwar, Kamis (10/10/2019).

Menurut polisi, Wiranto menderita luka di tubuh bagian depan.

Polisi mengamankan dua pelaku yang terdiri dari satu laki-laki berinisial SA atau AR dan satu perempuan FA.

Polisi menyebut pelaku terpapar radikalisme ISIS.

Berdasarkan keterangan polisi, pelaku merupakan simpatisan kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Terduga Teroris di Bali Tahu Rencana Penyerangan Wiranto

Editor : Moh. Habib Asyhad

Baca Lainnya