Petasan Meledak di Tangan, Bocah Ini Kehilangan Lima Jarinya

Jumat, 24 Mei 2019 | 11:55
Kolase tangkap layar Harian Metro dan The Star

Petasan Meledak di Tangan, Bocah Ini Kehilangan Lima Jarinya

SUAR.ID -Petasan sejatinya memang berbahaya. Oleh karenanya saat menyalakan petasan harus selalu didampingi orang dewasa.

Kasus petasan meledak dan melukai seseorang memang marak di bulan puasa seperti ini. Seperti kejadian tragis yang dialami bocah asal Malaysia ini.

Minggu 19 Mei 2019 menjadi hari yang nahas bagi Syafiq Haiqal, warga Kampung Kubang Ikan, Kampung Raja, Jerith, Malaysia.

Baca Juga: Tangis Sang Ibu: Kaget saat Tahu Rumanya Dimasuki Pedofil, Anaknya Bahkan Diduga Dibunuh dan Dijadikan Bahan Kebab

Bocah berusia 13 tahun tersebut mengalami luka serius setelah sebuah petasan meledak tepat di tangan kanannya dan berakibat ia harus kehilangan lima jarinya, lapor The Star (21/5/2019).

Sekitar pukul 17.30 Syafiq bersama lima saudara sepupu serta satu adik laki-lakinya tengah bermain petasaan. Hingga terjadilah peristiwa tersebut.

Menurut cerita ibu Syafiq, Zaenab, sumbu petasan telah dibakar tapi tidak menyala. Kemudian Syafiq membakar sumbunya sekali lagi dan petasan serta merta meledak di tangannya.

Salah satu sepupunya berteriak memanggil ibu Syafiq, Zainab, mengatakan tentang ledakan petasan tersebut, seperti dikutip dari Harian Metro (20/5/2019).

Zaenab yang menyaksikan kondisi tangan anaknya kemudian langsung membungkus tangan Syafiq dengan kain.

Baca Juga: Diterpa Hoax Disebut Polisi China Saat Amankan Aksi 22 Mei, Inilah Andre K Iroth Anggota Brimob yang Ternyata Asli Manado

Syafiq segera dilarikan ke Rumah Sakit Besut dan kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Sultanah Nur Zahirah (HSNZ) Kuala Terengganu.

Selain Syafiq, adik laki-lakinya, Shahrul, juga mengalami luka ringan di punggung.

Zaenab, ibu dari empat orang anak ini telah memperingatkan kedua anaknya tersebut agar tidak bermain petasan.

"Kemarin dia juga bermain petasa, sudah saya tegur, tapi tidak menyangka dia bermain lagi hari ini," ungkap ibu yang merupakan orang tua tunggal ini.

Sang ibu masih syok karena kejadian yang sering ia dengar (petasan meledak) menimpa putranya sendiri.

Menurut pihak kepolisian, kasus Syafiq Haiqal adalah kasus ledakan petasan pertama di Besut tahun ini.

Baca Juga: Gara-Gara Tato Murah, Wanita Ini Alami Infeksi dan Mati Rasa yang Bisa Berujung Kematian

Editor : Rina Wahyuhidayati

Sumber : the star, Harian Metro

Baca Lainnya