Pria Ini Bikin Tato Permanen untuk Meminta Maaf Telah Selingkuh, Eh Netizen Malah Salah Fokus karena Typo

Sabtu, 04 Mei 2019 | 14:12
Instagram/@snake___pit

Tato permanen berisi permintaan maaf kepada sang istri karena telah selingkuh.

SUAR.ID -Umumnya seseorang akan membuat tato permanen di tubuhnya dengan gambar keren, cantik, atau kata-kata spesial lainnya.

Orang-orang umumnyamempertimbangkan nilai artistik suatu tato sebelum mentato tubuh mereka.

Mengingat proses pembuatan tato permanen sangat menyakitkan dan tidak mudah untuk dihilangkan.

Namun, seorang suami bernama Jose L. Torres membuat tato permanen di badanya berupa permintaan maaf kepada sang istri lengkap dengan daftar kesalahannya.

Dilansir World Of Buzz (10/01/2019), Jose melakukan hal tersebut demi meminta maaf dan mendapatkan kembali kepercayaan sang istri.

Baca Juga : SPG Cantik Ini Ungkap Ciri-ciri Pria Hidung Belang yang Hanya Mau Modus dan Menggoda Alih-alih Beli Produk

Karena sebelumnya Jose sempat ketahuan selingkuh.

Tato itu bertuliskan: "I, Jose L. Torres am getting a tattoo voluntarily on January 2, 2019 so that I can earn my wife’s trust back for the pain and suffering I have caused in our marriage.

I am a liar, cheater, manipulator, deciever, whore/prostitute lover, dishonest and disrespectul.

(Saya, Jose L. Torres dengan suka rela mendapatkan tato ini pada 2 Januari 2019, untuk mendapatkan kembali kepercayaan istri saya atas tindakan saya yang telah membuatnya menderita dalam kehidupan pernikahan kami.

Saya adalah seorang pembohong, tukang selingkuh, penipu, pelacur, tidak jujur dan kurang ajar.)"

Jose pun mengunggah hasil tato miliknya ke akun Instagram pribadinya @sanke___pit.

Baca Juga : Kebun Binatang Manusia hingga Berwisata ke Rumah Sakit Jiwa, 10 Hal Dianggap Normal di Masa Lalu

Namun, bukannya kagum dengan aksi Jose, netizen justru salah fokus terhadap kesalahan penulisan atau typo pada tato tersebut.

Instagram/@snake___pit via World Of Buzz
Instagram/@snake___pit via World Of Buzz

Kesalahan eja pada tato

Kata 'deciever' (penipu) seharusnya 'deceiver'.

Dan kata 'disrespectul' (tidak sopan atau kurang ajar) seharusnya ditulis 'disrespectful'.

Jose mengaku awalnya ia tidak menyadari kesalahan penulisan tersebut sampai kolom komentarnya dipenuhi tanggapan netizen tentang typo tersebut.

"Aku tidak tahu kalau ada kesalahan eja sampai mereka (netizen) mulai membicarakannya," kata Jose.

Baca Juga : Turnamen Futsal di Peru Ini Paling Menyedihkan di Dunia, Peti Mati Jadi Hadiah Utamanya

Editor : Moh. Habib Asyhad

Sumber : World of Buzz

Baca Lainnya