3 Pulau yang Disebut Jokowi Sebagai Lokasi Ibu Kota Baru Indonesia

Selasa, 30 April 2019 | 20:39
Instagram/@jokowi

Presiden Joko Widodo

Suar.ID - Wacana pemindahan ibu kota dari Jakarta memang santer terdengar.

Presiden Joko Widodo pun mengaku saat ini pemerintah tengah mengkaji wilayah yang layak untuk menjadi lokasinya.

Jokowi menyebut, setidaknya ada tiga pulau yang berpotensi menjadi lokasi ibu kota baru bagi Indonesia ini.

"Bisa di Sumatera tapi kok nanti yang timur jauh. Di Sulawesi agak tengah tapi di barat juga kurang. Di Kalimantan, kok di tengah tengah," kata Jokowi usai meninjau pabrik di Tangerang, Selasa (30/4/2019).

Baca Juga : Sirine Sudah Meraung-raung, Emak-emak Nekat Terobos Palang Perlintasan Kereta, Akhirnya Terjungkal

Baca Juga : Sirine Sudah Meraung-raung, Emak-emak Nekat Terobos Palang Perlintasan Kereta, Akhirnya Terjungkal

"Kira-kira itu lah," sambung Jokowi.

Jokowi mengatakan, pemerintah tak bisa buru-buru memutuskan lokasi Ibu Kota baru. Sebab, banyak hal yang mesti dikaji.

"Ada 3 kandidat tapi memang belum diputuskan kita harus cek dong secara detail meskipun ini tiga tahun ini kita bekerja kesana bagaimana mengenai daya dukung lingkungan, air, kebencanaan banjir, gempa bumi seperti apa," kata dia.

Yang pasti, dalam rapat kabinet kemarin Jokowi sudah memutuskan bahwa Ibu Kota baru akan berlokasi di luar Pulau Jawa. Sebab, Jokowi menilai pulau Jawa sudah terlalu padat penduduk.

"Kita ini memiliki 17.000 pulau tapi di Jawa sendiri penduduknya 57 persen dari total penduduk di Indonesia. Kurang lebih 149 juta. Sehingga daya dukung baik terhadap air, baik terhadap lingkungan, baik lalu lintas, semuanya memang ke depan sudah tidak memungkinkan lagi," kata dia.

(Ihsanuddin)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ditanya Lokasi Ibu Kota Baru, Jokowi Sebut Tiga Pulau Ini"

Baca Juga : Ditanya Pengantin Baru Malam Pertama Berapa Ronde, Muzdalifah: Satu Doang Satu!

Baca Juga : Sirine Sudah Meraung-raung, Emak-emak Nekat Terobos Palang Perlintasan Kereta, Akhirnya Terjungkal

Editor : Masrurroh Ummu Kulsum

Sumber : kompas

Baca Lainnya